Ilmu di Balik Usia Pendengaran Biologis & Presbikusis
Kita semua lahir dengan kemampuan mendengar hingga sekitar 20.000 Hz. Batas atas itu memudar seiring bertambahnya usia — kondisi yang terdokumentasi dengan baik disebut presbikusis — dan merupakan salah satu hal yang paling dapat diprediksi tentang bagaimana pendengaran berubah sepanjang hidup.
Mengapa Frekuensi Tinggi Menghilang Terlebih Dahulu?
Di telinga bagian dalam Anda terdapat koklea, organ berbentuk spiral yang dilapisi ribuan struktur kecil seperti rambut yang disebut stereosilia. Stereosilia yang terletak di bagian dasar bertanggung jawab memproses suara bernada tinggi; yang terletak di bagian atas memproses suara bernada rendah.
Karena setiap gelombang suara harus melewati dasar koklea sebelum mencapai bagian atas, sel-sel rambut frekuensi tinggi mengalami kerusakan kumulatif terbesar selama bertahun-tahun; mobil, musik, headphone keras, dll. Berbeda dengan kulit atau tulang, sel-sel ini tidak dapat tumbuh kembali setelah rusak.
Perkiraan Ambang Batas Usia Pendengaran
- 8.000 Hz: dapat didengar oleh hampir semua orang di bawah usia 65 tahun dengan pendengaran normal.
- 12.000 Hz: kira-kira batas untuk orang rata-rata berusia 50 tahun.
- 15.000 Hz: biasanya terdengar di bawah usia 40 tahun, dengan asumsi Anda telah menghindari paparan kebisingan yang serius.
- 17.400–19.000 Hz: rentang "nada nyamuk" — kebanyakan hanya terdengar oleh orang di bawah 25 tahun.